Puasa sunah (صَوْمُ التَّطَوُّعِ)

Puasa sunah (صَوْمُ التَّطَوُّعِ)


أصول الفقه

المعنى الاصطلاحي :


Setiap puasa yang Allah -Ta’ālā- syariatkan sebagai tambahan atas puasa yang wajib.

الشرح المختصر :


Ṣiyām at-Taṭawwu' (puasa sunat) adalah mendekatkan diri kepada Allah -Ta’ālā- dengan puasa yang tidak wajib. Ia dinamakan sunat dan mustaḥabb. Puasa sunat ada dua macam: 1. Puasa sunat yang muṭlaq (umum), yaitu puasa yang tidak dibatasi dengan waktu tertentu, selain dari hari-hari yang tidak diperbolehkan berpuasa padanya. 2. Puasa sunat yangg muqayyad (terbatas), yaitu yang disebutkan di dalam nas dengan dibatasi waktu tertentu, seperti puasa 6 hari di bulan Syawal, puasa hari Senin dan Kamis, puasa hari Arafah, serta puasa Tāsū’ā` (9 Muharram) dan ‘Āsyūrā` (10 Muharam).